Tips Menulis
Sumatra, Bukan Sumatera!
Oleh ASM ROMLI
Sunan Gunung Djati-Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin memposting tulisan ini, tepatnya sejak gencarnya pemberitaan tentang gempa bumi di Sumatra Barat (Sumbar).
Saya ingin mengoreksi penulisan kata “Sumatra”, bukan “Sumatera”. Mayoritas media massa menulis “Sumatera”, hanya sebagian kecil media yang menuliskannya dengan benar, “Sumatra”, sesuai dengan kaidah EYD tentang penulisan kata-kata baku dan tidak [...]
Writing Skill: Kiat Menjadi Penulis
OLeh ASM ROMLI
Sunan Gunung Djati-Sastrawan dan budayawan Kuntowijoyo mengatakan, hanya ada tiga cara untuk menjadi penulis, yaitu dengan menulis, menulis, dan menulis.
“Awali setiap pagimu dengan menulis,” kata penulis asal Inggris, Gerald Brenan (1894-1987). “Itu akan membuatmu jadi seorang penulis.”
Hantam Saja! Jangan Pikirkan!
Oleh CECEP HASANUDDIN
Sunan Gunung Djati-Ada sebagian teman saya di jejaring sosial Facebook (FB), lebih tepatnya penggemar berat saya, menyarankan pada saya,”Nulis lagi,dong! Kok jarang lagi nulis! Aku kangen nih, dengan tulisanmu!”
Begitu kata teman saya suatu hari yang saya juga tidak tahu, entah hari apa. Saya kira itu kurang penting, yang lebih penting, adalah saya mencoba [...]
Beberapa Patokan dalam Menulis
Oleh ROSIHAN ANWAR
Sunan Gunung Djati-Pada awalnya sudah kita katakan bahasa jurnalistik memiliki sifat-sifat khas, yaitu singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, lugas, dan menarik.
Dalam hubungan itu, marilah kita tetapkan beberapa patokan dalam menggunakan bahasa jurnalistik.
Hati-Hati Menuliskan Wallahu A’lam
Oleh ASM ROMLI
Sunan Gunung Djati-Penulis artikel keagamaan (Islam) atau media Islam lazimnya mengakhiri tulisan dengan kalimat Wallahu a’lam (artinya: “Dan Allah lebih tahu atau Yang Mahatahu/Maha Mengetahui). Sering ditambah dengan bish-shwabi. menjadi Wallahu a’lam bish-shawabi.
Hal itu untuk menunjukkan, Allah Swt-lah yang mahatahu atau lebih tahu segala sesuatu dari kita. Hanya Allah yang Mahabenar dan Pemilik [...]
Jangan Nulis ‘dan’ di Awal Kalimat
Oleh ASM ROMLI
Sunan Gunung Djati-“Assalamualaikum, maaf mengganggu… Saya bingung dengan penggunaan bahasa indonesia akhir-akhir ini. Banyak yg menggunakan kata sambung (penghubung) “dan” di awal kalimat setelah tanda titik. Semisal “Dan hal ini berlaku..”
Padahal dahulu menurut yang sering saya baca hal itu tidak terjadi, kalau bagi mereka yang sering membaca buku bahasa arab.
Belajar Semangat Menulis Dari Puri
Oleh IBN GHIFARIE
Kabar duka cita,
Adik Puri yang menderita Kaker Payudara telah meninggal dunia kemarin jam 13.17 di JIH, dimakamkan hari ini di TPU Concat, Jogjakarta (sms forward dari Riky kakaknya Puri)…,
MOHON DI KHABARKAN KE SEMUA TEMAN TEMAN/ KOMPASIANERS YANG LAIN.
Terima kasih, Wass. Anugra Martyanto
Apa dan Bagaimana Menulis Esai
Oleh ASM. Romli
Sunan Gunung Djati - Secara lughawi atau bahasa (Inggris), esai (essay) artinya (1) karangan, esei (sastra) dan (2) skripsi. Sebagai kata kerja (verb), essay artinya mencoba, berusaha. We essayed a crossing of the river without success; Kami mencoba menyeberangi sungai itu tanpa hasil.
Kenalilah Siapa Pembacamu
Oleh SUKRON ABDILAH
Sunan Gunung Djati-Pembaca adalah raja. Dan, mereka berhak menilai jajaran teks yang kamu rangkai. Dulu, waktu aku masih sekolah di pesantren, diterima tidaknya surat bergantung pada kepiawaian merangkai kata. Hehe, aku punya pengalaman buruk tentang hal itu. Sejak kelas 2 Tsanawiyah, suratku ditolak sekitar 14 santriwati. Hebat aku pikir.
Satu dari ribuan bakal calon [...]
Gola Gong: Menulis, Novel (dan) Jurnalistik
Oleh RESTU ASHARI PUTRA
Prolog
Sunan Gunung Djati-Kalau anda mengenal novel serial petualangan Legendaris Balada Si Roy, pasti anda mengenal siapa pengarangnya. Atau anda pernah main ke daerah pedalaman kota Serang dan menemukan sebuah tempat dengan nama Rumah Dunia, pasti anda mengenal siapa pengelolanya. Atau anda pernah baca beberapa buku novel atau karangan-karangannya di beberapa buku dan [...]
- Halaman 1 - 2
- 1
- 2
- Berikutnya>
11 September 2010 : Makna Spritual Mudik Lebaran
10 September 2010 : Direktur Urusan Mudik
10 September 2010 : Sertifikasi sebagai Barometer Profesionalitas, Benarkah?
9 September 2010 : Lailatul Qadar Malam Berkhidmat Pada Kemanusiaan
8 September 2010 : Nalar “Babalik Pikir”
7 September 2010 : Memahami Dasar Kekecewaan Rakyat
6 September 2010 : Asketisisme Dalam Politik Pemilukada Kab. Bandung
5 September 2010 : Dramaturgi Mudik Lebaran
5 September 2010 : Dramaturgi Mudik Lebaran
4 September 2010 : Terapi Maag dengan Puasa