Artikel SGD

Menebar Teror di Indonesia

Oleh ASM Romli

Oleh ASM ROMLI
Sunan Gunung Djati - “Dasar go…. Malaysia mah. Geus tukang nyiksa TKI, ngarebut Pulau Sipadan-Ligitan, ngajak perang di Ambalat, ditambah deui ku ngirimkeun teroris ka negara urang! Geuleuh aing mah, eta teroris lolobana urang Malaysia.”
Itulah salah satu ekspresi seorang ibu, berusia sekitar 45 tahunan, dalam obrolan dengan teman-temannya di sebuah angkot di Bandung. [...]

Quantum of Solace: Cermin Tragedi Kemanusiaan Masa Depan

Oleh Pengelola

Oleh KELIK NURSETYO WIDIYANTO

Sunan Gunung Djati -Dari sekian banyak hal menarik dalam hal Quantum of Solace, ada satu hal yang menggelitik kesadaran sosial saya. Bukan Bond’s Girl atau aksi heroik Bondnya sendiri. Tapi, menjelang akhir film itu terkuak kenapa Dominic Green sangat berambisius membantu Jenderal Medrano yang haus kekuasaan itu.
Green dan organisasinya mau membantu Medrano [...]

Tumbuhnya Ekonomi Kreatif

Oleh Iu Rusliana

Oleh IU RUSLIANA
Sunan Gunung Djati-Ekonomi kreatif hanya mungkin tumbuh dalam sistem politik dan masyarakat yang mengakui kebebasan berekspresi. Demokrasi, kalau dipercaya sebagai jalan politik yang mengakui kebebasan berpendapat dan berekspresi sebagai hak asasi, adalah ladang subur semaian ekonomi kreatif.
Lebih lanjut, perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi faktor penting yang dibutuhkan untuk merawat tumbuh suburnya ekonomi yang [...]

Literary Journalism

Oleh Amin R. Iskandar

Oleh AMIN R ISKANDAR
Sunan Gunung Djati-Dalam bahasa Indonesia, terma literary journalism bisa diartikan jurnalistik sastra. Praktiknya, jurnalistik sastra bukan berarti karya tulis yang membahas mengenai sastra. Tapi sebuah style pelaporan peristiwa (berita) yang mirip karya sastra. Bedanya adalah produk literary journalism bersifat faktual bukan fiktif; seperti cerpen dan novel. Oleh karena itu, kalangan jurnalis menyebutnya [...]

Maraknya Media Kampus di UIN Bandung

Oleh Pengelola

Oleh MIFTAHUL KHOER
Sunan Gunung Djati-Abraham Lincoln pernah membumingkan slogan yang dahsyat saat rakyat Amerika membebaskan diri dari kolonialis Inggris, “Freedom for the People, by the People and of the People”. Atau kalau bisa diterjemahkan bebas dengan bahasa mahasiswa bisa diartikan “berfikir merdeka, bersuara merdeka, hak mahasiswa merdeka.”

Etika Berbeda Pendapat

Oleh A. Gibson Al-Bustomi

Oleh AHMAD GIBSON Al-BUSTOMI
Sunan Gunung Djati-”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah “. (Al Ahzab : 21)
Difference is one of existential  feature or characteristic oh creture, specially man kind. The characteritic wich substantially differ [...]

Jangan Sekedar Pesta Demokrasi

Oleh Iu Rusliana

Oleh IU RUSLIANA
Sunan Gunung Djati-Hingar bingar pasar politik makin ramai saja. Begitu seorang kawan membuka perbincangan di kedai bubur kacang ijo, depan kantor. Ya, memang dagangan politik di sebuah pasar bernama Indonesia. Dagangan yang disertai beragam pesta, sehingga terasa meriah dan ramai. “Aku khawatir, kita tidak memperhatikan produk yang ditawarkan dari dagangan itu kang,” ujarku [...]

Menulis Sejarah Secara Kritis

Oleh Radea Juli A. Hambali

Oleh RADEA JULI A HAMBALI
Sunan Gunung Djati-Perhelatan pemilu 2009 kian mendekati waktu pelaksanaannya. Para kontestan  politik (caleg, partai) sibuk menyusun siasat pemenangan melalui lobi, koalisi, dan strategi dukung mendukung. Media cetak dan elektronik juga tampak gemerlap dan berubah menjadi arena persaingan iklan dan kampanye tentang niat dan janji menjadi yang terbaik buat rakyat. Sejatinya, fenomena [...]

Pemimpin Nir-Keteladanan

Oleh Sukron Abdilah

Oleh SUKRON ABDILAH
Sunan Gunung Djati — “Kalau demokrasi sebagai sistem politik, maka pemimpin yang demokratis adalah seseorang yang berasal dari rakyat (bukan dari kalangan bangsawan), diawasi oleh rakyat (bukan mengawasi dirinya sendiri), dan bekerja untuk rakyat (bukan untuk dirinya sendiri dan kelompok yang dekat dengan dirinya)” (Ignas Kleden, Kompas, 6 Juni 2007).

Sesat

Oleh Pengelola

Aliran Sesat, Kritik Bagi (Organisasi) Agama
Oleh DEDE SYARIF

Peristiwa tersebut merupakan persoalan krusial yang dihadapi komunitas beragama kontemporer. Di Indonesia, kemunculan aliran agama (religious subculture) kerap memicu konflik internal antarpenganut agama (conflict from within).>

Arsip

Kategori

Kontributor

Kunjungan

Facebook SGD